Langkah 1
Halaman paket: orang mau lihat harga sebelum mau ngobrol
Calon pelanggan biasanya sudah punya tujuan dan kisaran budget sebelum buka websitemu. Kalau harganya disembunyikan di balik “hubungi kami”, sebagian besar nggak akan menghubungi, mereka pindah ke tab berikutnya.
Yang perlu ada di tiap paket:
- Harga per orang dan apa saja yang sudah termasuk (hotel, transport, pemandu).
- Jadwal keberangkatan, atau “bisa kapan saja”.
- Foto asli, bukan foto stok yang juga dipakai agen lain.
- Satu tombol pesan per paket.
Kalau websitemu masih berbentuk satu halaman berisi daftar destinasi tanpa harga, ini yang pertama dibenahi.
Langkah 2
Tombol WhatsApp: jangan bikin pelanggan mengetik ulang
88,8% pengguna WhatsApp di Indonesia mengirim pesan ke bisnis minimal sekali seminggu, menurut Meta di WhatsApp Business Summit 2025. Jadi WA memang tempat closing-nya. Masalahnya, kebanyakan website travel cuma memasang nomor, lalu pelanggan harus mengetik “mau tanya paket Bali yang 4 hari itu”.
Cara benarnya: tombol di tiap paket membuka WA dengan pesan yang sudah terisi nama paketnya. Formatnya wa.me/62xxxx?text=... dengan teks yang di-encode. Admin langsung tahu paket mana yang ditanya, pelanggan tinggal tekan kirim.
Langkah 3
Google Business Profile: banyak orang nyari agen travel di Maps dulu
Sebelum masuk ke website, banyak orang menemukan agen travel lewat Google Maps. Profil yang kosong, tanpa foto, tanpa jam buka, dan ulasannya nggak dibalas, kalah dari agen sebelah walau paketnya lebih bagus.
Yang perlu dirapikan: kategori usaha yang tepat, jam buka, foto kantor dan rombongan, tautan ke website, dan balasan untuk tiap ulasan. Metode verifikasinya ditentukan Google (bisa video, telepon, atau kartu pos), jadi siapkan waktu beberapa hari.
Langkah 4
Dasar SEO dan kecepatan: kebanyakan orang buka dari HP
53% pengunjung mobile meninggalkan situs yang butuh lebih dari 3 detik untuk terbuka, menurut riset Google. Website travel biasanya berat karena penuh foto ukuran asli dari kamera.
Yang perlu dicek:
- Foto dikompres (WebP, di bawah 200 KB per foto).
- Tiap halaman paket punya judul sendiri, misalnya “Paket Tur Jepang 6 Hari dari Batam”, bukan “Paket 3”.
- Domain pakai HTTPS, dan email bisnis pakai nama domain sendiri.
Kalau dikerjakan sendiri, ini daftarnya
Halaman paket, tombol WA per paket, kompres foto, judul per halaman, setup Google Business, verifikasi, plus domain, hosting, dan email bisnis. Bisa. Tapi biasanya makan beberapa minggu di sela ngurus rombongan.
Kalau mau beres, kami yang kerjakan
Semua yang di atas kami bangun jadi satu paket, satu tagihan. Contohnya bisa kamu buka sendiri: Jelajah Nusa, website agen travel yang kami bangun sebagai demo. Coba cari paketnya, lalu klik tombol WA-nya.

Paket lengkap dan harganya ada di halaman Layanan.
Belum ada di demo, tapi bisa kami tambahkan
Demo di atas sengaja dibuat sederhana. Kalau usahamu butuh lebih, ini yang bisa ikut dibangun:
Bayar DP atau lunas online
Pelanggan bayar lewat QRIS atau virtual account langsung dari halaman paket. Kamu nggak perlu cek mutasi rekening satu per satu.
Kuota kursi per keberangkatan
Sisa kursi tampil otomatis. Kalau sudah penuh, paket itu tertutup sendiri, jadi nggak ada yang terlanjur transfer untuk kursi yang habis.
Panel admin
Ubah paket, harga, dan jadwal keberangkatan sendiri, kapan saja, tanpa harus minta ke kami.
Laporan sumber pelanggan
Tahu pelanggan datang dari iklan, Instagram, atau Google, jadi budget promosi bisa dipindah ke yang memang menghasilkan.
Chatbot 24 jam
Pertanyaan soal paket, harga, dan syarat dijawab otomatis di luar jam kerja. Yang mau pesan tetap diteruskan ke admin.
Versi bahasa Inggris
Untuk pelanggan dari luar negeri, misalnya wisatawan dari Singapura atau Malaysia.
Ulasan yang tersimpan
Ulasan pelanggan tampil di halaman paket, dan setelah pulang tur mereka diajak memberi ulasan di Google.
Khusus travel umroh
Nomor izin PPIU tampil jelas di setiap halaman, plus checklist dokumen jamaah yang bisa diisi bertahap.
Pertanyaan yang sering muncul
- Website lama saya masih bisa dipakai?
- Kami cek dulu dan tunjukkan hasilnya. Biasanya kami bangun ulang, karena membenahi website lama sering lebih mahal dan hasilnya tetap setengah jadi. Kontennya (foto, paket, teks) kami pindahkan.
- Harus punya domain dulu?
- Nggak. Kami bantu cari dan daftarkan.
- Bisa untuk travel umroh?
- Bisa. Nomor izin PPIU kamu kami tampilkan jelas di website, karena calon jamaah sekarang banyak yang mengecek izin travel sebelum menyetor uang.
