Langkah 1
Reservasi: pasien mau tahu jam kosong, bukan disuruh telepon
Pasien yang sakit gigi jam 9 malam nggak akan menelepon besok pagi. Dia buka website, dan kalau nggak bisa langsung memilih jam, dia cari klinik lain.
Alur yang bekerja:
- Pasien lama cukup memasukkan nomor HP, datanya terisi sendiri.
- Pasien baru mengisi data sekali, lalu menulis keluhan singkat.
- Pilih cabang, tanggal, dokter, dan jam, dengan sisa kuota per jam yang terlihat.
- Dapat kode reservasi dan konfirmasi lewat WhatsApp.
Tulis aturannya di halaman yang sama, misalnya reservasi maksimal 30 hari ke depan dan datang 10 menit lebih awal, supaya resepsionis nggak menjelaskan ulang ke tiap pasien.
Langkah 2
Jadwal dokter: salah satu hari, pasien kecewa seminggu
Pasien yang datang untuk dokter tertentu lalu diberi tahu dokternya libur, jarang kembali. Jadwal di website harus mengikuti jadwal yang dipakai resepsionis, bukan gambar brosur yang diunggah tiga bulan lalu.
Yang perlu ada: jadwal per hari yang bisa disaring per cabang, penanda “praktik hari ini”, dan satu tempat untuk mengubahnya.
Langkah 3
Halaman tiap cabang: orang mencari klinik terdekat dulu
Untuk klinik dengan lebih dari satu cabang, tiap cabang butuh kartu sendiri: alamat, peta, jumlah dokter yang praktik hari itu, tombol reservasi, dan tombol WhatsApp ke resepsionis cabang itu. 88,8% pengguna WhatsApp di Indonesia mengirim pesan ke bisnis minimal sekali seminggu, menurut Meta di WhatsApp Business Summit 2025. Pastikan WA tiap cabang dibalas orang di cabang itu, bukan dilempar ke pusat.
Sambungkan juga ke Google Business Profile per cabang, dengan jam buka yang sama persis dengan website.
Langkah 4
Profil dokter: pasien mengecek izinnya
Kata kunci “cek SIP dokter gigi” dicari sekitar 260 kali sebulan. Pasien memang memeriksa. Tampilkan nama lengkap dengan gelar, spesialisasi, nomor SIP, jadwal praktik, dan foto asli. Ini juga yang membedakan klinikmu dari akun yang cuma memajang promo.
Kalau dikerjakan sendiri, ini daftarnya
Sistem reservasi dengan kuota per jam, data pasien lama, jadwal dokter yang bisa diubah, halaman per cabang dengan peta, profil dokter, Google Business per cabang, plus domain, hosting, dan email klinik. Bisa. Tapi sistem reservasinya saja biasanya butuh developer, dan jadwalnya harus terus dirawat.
Kalau mau beres, kami yang kerjakan
Semua yang di atas kami bangun jadi satu paket, satu tagihan. Contohnya bisa kamu coba sendiri: Senyum Dental Care, klinik gigi demo dengan tiga cabang. Coba buat reservasi, pilih dokter dan jamnya.

Paket lengkap dan harganya ada di halaman Layanan.
Belum ada di demo, tapi bisa kami tambahkan
Demo di atas sengaja dibuat sederhana. Kalau klinikmu butuh lebih, ini yang bisa ikut dibangun:
Pengingat jadwal otomatis
WhatsApp atau email sehari sebelum jadwal, supaya pasien nggak lupa datang dan slotnya nggak kosong percuma.
Panel resepsionis
Lihat dan atur reservasi yang masuk, ubah kuota per jam, dan tandai pasien yang sudah datang.
Laporan sumber pasien
Tahu pasien datang dari iklan, Instagram, atau Google, jadi budget promosi bisa dipindah ke yang memang menghasilkan.
Chatbot 24 jam
Pertanyaan soal jadwal, layanan, dan lokasi dijawab otomatis. Yang mau reservasi diarahkan langsung ke formnya.
Halaman per tindakan
Scaling, tambal, behel, dan tindakan lain punya halaman sendiri, supaya muncul saat orang mencari tindakan itu di Google.
Versi bahasa Inggris
Untuk pasien ekspatriat atau wisatawan yang butuh perawatan selama di kotamu.
Ajakan ulasan Google
Dikirim otomatis setelah pasien selesai perawatan, supaya ulasan bertambah tanpa harus diminta satu per satu.
Pertanyaan yang sering muncul
- Website lama klinik saya masih bisa dipakai?
- Kami cek dulu dan tunjukkan hasilnya. Biasanya kami bangun ulang, karena membenahi website lama sering lebih mahal dan hasilnya tetap setengah jadi. Kontennya kami pindahkan.
- Bisa untuk klinik dengan beberapa cabang?
- Bisa. Tiap cabang punya jadwal, kuota, dan WhatsApp sendiri.
- Apakah data pasien aman?
- Data reservasi disimpan di server dengan akses terbatas, dan yang bisa melihatnya hanya tim klinikmu.
